Waduh! Ribuan Warga Bener Meriah Belum Peroleh E-KTP


Bacakota - Bener Meriah | Sebanyak 11 ribu warga Bener Meriah yang  sudah melakukan perekaman  Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, hingga saat ini pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bener Meriah belum dapat mencetaknya lantaran Blangko KTP Elektronik kosong.

Kepala Dinas Disdukcapil Bener Meriah Sasmanto SE saat dikonfirmasi wartawan  diruang kerjanya, Senin (30/12/2019) menyebutkan, pihaknya telah mengusulkan sebanyak 18.000 keping blangko KTP El kepada kementerian, namun yang di berikan pihak hanya 500 keping.

“Kita sudah meminta 18.000 keping Blangko KTP El tapi hanya 500 keping yang di kasih, hal ini membuat kita sedikit kasulitan,” jelas Sasmanto.

Sasmanto menambahkan, padahal sejak beberapa bulan terakhir ini masyarakat yang sudah rekaman KTP El mencapai 11 ribuan lebih, untuk itu, harus mendahulukan bagi masyarakat yang akan berangkat umrah dan pengurusan paspor.

“Kemungkian blangko yang kita terima 500 keping kemarin itu sudah habis karena setiap harinya ratusan KTP Elektronik yang kita cetak,” katanya.

Kendati demikian, lanjut Sasmanto, bagi masyarakat yang sudah rekaman atau memperbaiki KTP,  pihak disdukcapil memberikan surat keterangan (Suket ) penganti KTP yang  fungsinya sama dengan KTP El  bisa digunakan untuk keperluan berobat, Tes Polri, dan sebagainya.

“Suket itu berlaku selama 6 bulan, jika selama kurun waktu tersebut KTP El belum dicetak kerena ketika tersediaan Blangko Suket itu bisa diperpanjang,” papar Sasmanto.

Sasmato berharap, semoga di tahun 2020 blangko KTP El dapat tersedia sesuai kebutuhan setiap daerah agar cakupan admistrasi kependudukan  semakin meningkat.

Dalam kesempatan itu, ia memaparkan cakupan layanan Amdimduk di kabupaten Bener Meriah mencapai 84,27 persen melampaui target nasional hanya 75 persen.

“Untuk itu kita sangat berterimakasi pada Petugas Registrasi Kampung ( PRK ) yang telah banyak membatu Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Bener Meriah untuk cakupan admistrasi penduduk di setiap Kampung,”ujar Sasmanto.